Selasa, 24 Juni 2014

Tanggung Jawabku Saat Ini



A.Pengertian Tanggung Jawab
    Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul segala sesuatu atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Saya sebagai seorang mahasiswa memiliki kewajiban belajar dan mendapatkan nilai yang baik. Apabila saya rajin belajar dan mendapat nilai yang sangat baik, berarti saya telah memenuhi kewajiban saya. Begitu sebaliknya, apabila saya malas belajar dan mendapat nilai kurang baik berarti saya belum dapat memenuhi tanggung saya sebagai mahasiswa.

B.Macam-macam Tanggung Jawab
   1.Tanggung jawab terhadap diri sendiri
      Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memnuhi kewajibannya dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri.
      Sebagai contoh, saya sebagai mahasiswa memiliki kewajiban belajar dan mengikuti semua ujian kuliah. Ketika saat pembagian nilai, nilai-nilai ujian saya ternyata baik semua. Dan dari nilai baik semua tersebut saya telah memenuhi tanggung jawab terhadap diri sendiri.

   2.Tanggung jawab terhadap keluarga dan Tuhan
      Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari Orang tua dan anak.
      Sebagai contoh, saya bisa kuliah karena sudah dibiayai oleh orang tua saya, maka tanggung jawab saya sebagai anak yang telah dibiayai oleh orang tua adalah kuliah yang rajin, belajar sungguh-sungguh dan memberikan nilai yang terbaik untuk orang tua saya. Selain itu saya juga memiliki tanggung jawab terhadap tuhan. Karena diagama saya islam, di gama islam diwajibkan untuk belajar. Karena itulah saya bersungguh-sungguh kuliah untuk mendapatkan ilmu yang kelak akan berguna untuk keluarga, masyarakat dan masa depan saya nantinya.

   3.Tanggung jawab terhadap masyarakat dan bangsa/negara
      Tanggung jawab terhadap masyarakat dan bangsa/negara yaitu seperti Hidup menaati hukum, baik aturan universitas dan undang-undang negara, dan bertingkah sesuai norma-norma.

C.Pengabdian dan Pengorbanan
   1.Pengabdian
      Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai wujud kesetian, cinta, kasih sayang, hormat atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
      Contoh, saya salah satu mahasiswa dari sistem informasi pengabdian saya adalah ingin membuat sebuah software yang dapat berguna untuk semua masyarakat.

   2.Pengorbanan
      Pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih.
      Contoh, banyak hal yang telah saya korban sebagai mahasiswa seperti, mengorbankan tenaga, pikiran dan waktu santai untuk belajar agar mendapatkan nilai yang terbaik dalam kuliah saya saat ini.

Selasa, 17 Juni 2014

Manusia dan Pandangan Hidup

A.Pengertian Pandangan Hidup
    Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Dan arti pandangan hidup yaitu pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup didunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu daan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya.



   
    Dan pandangan hidup saya yang berasal dari agama Islam agar tidak melenceng dari ajaran agama Islam, saya mempercayai Al-Quran. Karena Al-Quran merupakan pedoman atau pegangan khususnya bagi saya untuk mendapatkan arahan dan petunjuk hidup didunia ini.
    Karena saya berasal dari Indonesia dan budaya sunda, Pandangan hidup saya pun mengikuti tempat sekitar saya berasal tersebut. Dilingkungan tempat saya tinggal menjunjung tinggi rasa kekeluargaan, saling tolong menolong dan gotong royong. Jadi pandangan hidup tersebut sudah menjadi bagian dari pandangan hidup saya.

B.Cita-cita
    Menurut kamus umum Bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita dalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan datang.

 1.Faktor Manusia
    Cita-cita saya berasal dari sebuah hobi yang cukup menguraskan kantong dompet orang tua saya yaitu memodifikasi sebuah kendaraan dan mencoba kecepatan kendaraan sampai garis finish. Namun karena saya tidak ingin merepoti kedua orang tua saya, saya akhir vakum dari kegiatan hobi tersebut. Kemudian saya berniat untuk menjadi pengusaha yang sukses dari kegiatan hobi saya dan membuat orang tua saya bangga akan kesuksesan dari diri saya.



  2.Faktor Kondisi
     Saya termotifasi untuk menjadi pengusaha yang sukses berasal dari Ayah saya sendiri. Karena Ayah saya sudah memiliki sebuah usaha bengkel mobil yang terbilang sukses dan besar. Dari kondisi tersebutlah saya ingin menjadi pengusaha yang sukses seperti Ayah saya sendiri.





C.Kebajikan
    Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, makhluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik. Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan. Kedua unsur itu terpisah bila manusia meninggal. Karena merupakan pribadi, manusia mempunyai pendapat sendiri, ia mencintai diri sendiri, cita-cita sendiri dan sebagainya. Justru karen itu, karena mementingkan diri sendiri, seringkali manusia tidak mengenal kebajikan.

D.Usaha/Perjuangan
    Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan. Perjuangan untuk hidup dan ini sudah menjadi kodrat manusia. Tanpa Usaha/perjuangan manusia tidak dapat hidup sempurna. Dan usaha/perjuangan saya saat ini untuk mencapai cita-cita saya tersebut yaitu dengan belajar sungguh-sungguh sampai saya lulus menjadi sarjana dan menyisihkan uang jajan saya untuk menjadi tabungan modal buat berusaha di masa yang akan datang.

E.Keyakinan/Kepercayaan
    Keyakinan/kepercayaan saya sama dengan pandangan hidup yaitu berasal dari Al-Quran sebagai pedoman atau pegangan khususnya bagi saya untuk mendapatkan arahan dan petunjuk hidup agar tidak melenceng dari ajaran Agama Islam. Dan agar keyakinan/kepercayaan saya tidak goyah, saya membiasakan diri dengan menjalankan kewajiban-kewajiban agama Islam dan menghindari larangan yang telah saya pelajari.

Rabu, 11 Juni 2014

Keadilan Dari Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri Untuk Chairul Saleh

A.Keadilan
    Menurut Aritoteles, Keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing masing orang harus menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proporsi tersebut berarti ketidak adilan. Dan menurut Plato, Keadilan diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal.


"Kasus Kriminalisasi Seorang Pemulung"
PN Jakpus pada 3 Mei 2010 memvonis bebas Chairul Saleh seorang pemulung yang dituduh memiliki ganja seberat 1,6 gram. Pria 38 tahun ini dipaksa mengakui memiliki ganja oleh sejumlah oknum polisi ini. Orang nomor 1 di tubuh Polri waktu itu, Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri pun turun tangan untuk menindaklanjuti kasus dugaan rekayasa ini. Dia langsung menelpon Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono untuk meminta kepastian adanya rekayasa tersebut. Dalam sidang disiplin Propam Polres Jakpus menjatuhkan hukuman kepada 4 polisi yang terlibat dalam rekayasa kasus kepemilikan ganja terhadap pemulung Chairul Saleh ini. Kanit Narkoba Polsek Kemayoran Aiptu Suyanto didemosi sedangkan penyidik Brigadir Rusli ditunda kenaikan pangkatnya selama 1 tahun. Kemudian Aiptu Ahmad Riyanto ditunda kenaikan pangkat selama satu tahun, serta dimutasi secara demosi. Dan untuk Brigadir Dicky ditempatkan ke tempat khusus selama 7 hari.

B.Keadilan Sosial
    Dalam ketetapan MPR RI No.II/MPR/1978 tentang pedoman penghayatan dan pengamalan pancasila (ekaprasetia pancakarsa) dicantumkan ketentuan sebagai berikut :
"Dengan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia manusia Indonesia menyadari hak an kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia."
Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan sosial itu, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk, yakni :
1. Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3. Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan.
4. Sikap suka bekerja keras.
5. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

    Berbicara tentang keadilan sosial dalam kasus keadilan yang saya bahas yaitu "Kasus Kriminalisai Seorang Pemulung". Didalam kasus ini terdapat sebuah keadilan sosial untuk seorang pemulung yang ditelah dituduh oleh beberapa oknum polisi.  Keadilan sosial yang ia dapat adalah divonis bebas oleh Orang nomor 1 di tubuh Polri waktu itu, Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.

C. Berbagai Macam Keadilan
    1.Keadilan Legal atau Keadilan Moral
       Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kestuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya.

    2.Keadilan Distributif
       Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama.

    3.Keadilan Komutatif
       Menurut Aritoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidak adilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.

D.Kejujuran
    Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataanya yang ada. Sedangkan kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum.

    Kejujuran yang telah dilakukan Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri yang memberikan vonis bebas kepada Chairul Saleh (pemulung) ini patut dibanggakan dan ditiru. Karena pada zaman sekarang sifat kejujuran sudah sangat menipis.

E.Kecurangan
    Kecurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya.
Atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tapan bertenaga dan usaha. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbum kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agae dianggap sebagai orang ppaling hebat, paling kaya dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita.

    Kecurangan dalam kasus Chairul Saleh seorang pemulung juga ternyata ada, yaitu beberapa oknum polisi telah menuduh dirinya memiliki ganja seberat 1,6 gram. Namun kecurangan tersebut tercium oleh Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri yang kemudian membebaskan Chairul Saleh. Dan memberikan sanksi dan hukuman kepada oknum polisi tersebut.

F.Pembalasan
   Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.

   Akibat telah menuduh Chairul Saleh memiliki ganja seberat 1,6 gram. Kanit Narkoba Polsek Kemayoran Aiptu Suyanto didemosi sedangkan penyidik Brigadir Rusli ditunda kenaikan pangkatnya selama 1 tahun. Kemudian Aiptu Ahmad Riyanto ditunda kenaikan pangkat selama satu tahun, serta dimutasi secara demosi. Dan untuk Brigadir Dicky ditempatkan ke tempat khusus selama 7 hari.

#sumber :
http://news.detik.com/read/2011/11/25/052438/1775253/10/4/10-kasus-yang-mengguncang-hukum-indonesia
http://news.detik.com/read/2010/02/19/162117/1303007/10/polda-metro-jaya-akui-ada-rekayasa-kasus-chairul-saleh

Rabu, 30 April 2014

Derita dari Keluarga Broken Home

A.Pengertian penderitaan
    Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin. Intesitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat ringannya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain.


    Pedih nya Broken Home
Pada suatu malam disaat hujan deras, salah seorang anak mendapat suatu cobaan yang begitu menyakitkan. Seorang yang ia cintai dan mungkin seorang panutan bagi dia yaitu ayahnya meninggalkan rumah karena sebuah masalah perceraian. Dan setelah beberapa hari ayahnya pergi, ia dan ibu nya mulai kelaparan, karena mereka butuh biaya untuk hidup akhir nya anak laki-laki itu hidup dijalanan dengan berjualan asongan dan sejenisnya. Ketika anak laki-laki itu melihat sebuah keluarga yang harmonis, anak itu sempat menangis dan sangat iri kepada keluarga yang harmonis itu dibandingkan dengan kehidupan kelamnya. Ia sempat ingin melupakan masalah keluarganya dengan cara meminum minuman keras ataupun menggoreskan sebuah kaca yang tajam kearah tangan kirinya. Dengan berbagai cara ia tempuh agar melupakan masalahnya tersebut. Namun saat ia tersadar dari sisa mabuknya, perih lukanya semakin mendalam.

B.Siksaan
    Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan jasmani dan rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yang sifat nya psikis yaitu:
  • Kebimbangan
  • Kesepian
  • Ketakutan

    Siksaan yang dirasakan anak laki-laki itu terasa begitu pedihnya. Seorang ayah yang ia cintai pergi begitu saja yang akhir nya anak laki-laki itu harus hidup dijalanan dengan berjualan asongan dan sebagainya. Agar dapat hidup didunia yang keras ini, mencari sebuah makanan untuk ia dan ibunya. Dengan berbagai cara ia lakukan seperti meminum minuman keras, ataupun menggoreskan kaca ketangan nya. Namun setelah ia tersadar dari mabuknya, ia sadar pedihnya semakin mendalam


C.Kekalutan Mental
    Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dibilang sebagai gangguan jiwa akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara tidak wajar.

    Anak laki-laki itu sempat kehilangan kesadarannya bisa dibilang agak nekat agar dapat melupakan sebuah masalah keluarga yang begitu teramat pedih. Salah satunya dengan menggoreskan kaca ketangannya, nekat bukan? Dan meminum minuman keras, tapi yang ia lakukan sia sia karena lukanya semakin pedih dirasakan.

D.Penderitaan dan Perjuangan
    Sungguh penderitaan yang bukan sepele, ditinggalkan seorang ayah yang merupakan kepala keluarga dan selalu menafkahi tiba tiba begitu pergi begitu saja yang dikarenakan masalah perceraian. Karena tidak ada yang menafkahi ia dan ibunya, ia berjuang dengan cara berjualan asongan dan sejenisnya dijalanan agar dapat tetap hidup didunia yang keras dan kejam ini.

E.Penderitaan dan Sebab-sebabnya
    Sebab-sebab timbulnya penderitaan :
  • Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
  • Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan ataupun azab tuhan

   Sebab sebab yang membuat anak itu menderita yaitu ditinggal pergi ayahnya, ayahnnya tidak menafkahinya lagi, luka perih yang ia rasakan tidak dapat mudah dilupakan begitu saja, dan ia begitu iri terhadap keluarga yang harmonis.

F.Pengaruh Penderitaan
   Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif dan negatif.
Sikap negatif :
  • Tidak bahagia
  • Sikap kecewa
  • Putus asa
  • Bunuh diri
Sikap positif :
  • Optimis
  • Kreatif
  • Tidak menyerah

Rabu, 23 April 2014

Keindahan Curug Cigumawang

A.Sekelebat info tentang wisata
  Wisata merupakan suatu kegiatan mengisi waktu luang yang paling sering dilakukan pada saat musim liburan. Biasa nya wisata bisa dilakukan dengan keluarga dan teman-teman. Bicara tentang wisata, di daerah Banten banyak sekali tempat wisata yang menyajikan keindahan alamnya seperti pegunungan, pantai dan air terjun atau biasa disebut dengan curug. Dan objek wisata air terjun yang sering dikunjungi oleh para wisatawan yaitu air terjun Cigumawang yang berlokasi di Desa Kadu Bereum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Air terjun Cigumawang ini memiliki ketinggian mencapai kurang lebih 40 meter. Dan untuk mencapai lokasi tidaklah mudah dan tidak terlalu melelahkan karena banyak sekali pesona alamnya yang akan menyejukkan mata karena daerahnya yang masih sangat asri. Oiya biaya untuk masuk ke lokasi sangat murah hanya membayar Rp2500,- untuk perorang.



B.Keindahan
  Kata keindahan berasal dari kata indah yang artinya permai. Keindahan yang terdapat di Curug Cigumawang sangatlah bervariatif. Untuk menuju lokasi Air terjun dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari jalan desa Cigumawang kurang lebih 500 meter. Disepanjang perjalanan menuju air terjun kita akan disuguhkan dengan pemandangan sawah yang membentang, sungai, dan bukit. Selain itu disini masih memiliki udara yang segar karena masih memiliki pepohonan yang begitu lebat. Ketika sesampai di lokasi air terjun maka kita akan disuguhkan pemandang tebing yang menjulang tinggi. Dan fasilitas dilokasi ini sudah cukup memadai karena pengelola sudah menyediakan kamar mandi, mushola, bahkan tempat untuk berkemah, cukup menarikkan bukan wisata dicurug Cigumawang ini. Tidak perlu khawatir untuk berkemah disini karena saya dan teman-teman saya setiap liburan sering berkunjung ditempat ini. Dan para warga sekitarpun begitu sangat ramah, dan apabila kita membawa kendaraan seperti motor, warga bersedia untuk menjaga kendaraan kita walau tidak gratis ya kitapun harus mengerti karena warga sudah mau menjaga kendaraan kita.

C.Nilai Estetik
  Sumber mata air Curug Cigumawang berasal dari Gunung Buntu. Di pusat sumber mata air ini terdapat batu besar yang menutupi sumber air tersebut sehingga membentuk aliran sungai kecil yang mengalir disebelah kanan curug tersebut. Di lokasi curug ini sering digunakan untuk kegiatan panjat tebing, perkemahan dan outbound. Nama Cigumawang dalam bahasa sunda berarti bawang. Konon dahulu sekitar tahun 70 an masyarakat sekitar curug ini jika melihat jatuhan air curug tersebut dengan debit airnya yang masih deras membentuk menyerupai bawang.  Bahkan menurut orang tua disana, jika kalau orang yang berpacaran berkunjung ke Curug ini pasti akan menikah.

D.Keserasian
  Dari semua kegiatan outbond yang bisa dilakukan di curug Cigumawang ini sangatlah menyenangkan, bukan? Dari melihat pemandangan pesawahan, bukit, pepohanan yang lebat bahkan melakukan perkemahan tersebut dapat melepaskan penat. Disamping itu kita dapat melakukan dan memperbaiki teamwork diantara keluarga maupun teman-teman, karena kita tidak mungkin melakukan semuanya hanya sendirian. Jadi kegiatan outbound ditempat alam terbuka sangat cocok untuk dilakukan dimusim liburan.

#sumber : http://jalan2.com/city/banten/curug-cigumawang/

Rabu, 09 April 2014

Arti Sebuah Cinta Manusia dan Cinta Menurut Ajaran Islam

A.PENGERTIAN CINTA
Cinta adalah salah satu emosi dari kasih sayang yang kuat dan merupakan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik atau positif yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta bisa juga sebagai kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, dan patuh. Dan menurut Dr. Sarlito W. Sarwono bahwa cinta itu memiliki tiga unsure, yaitu ketertarikan, keintiman, dan kemesraan. Keterikatan adalah perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas hanya untuk dia. Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara Anda dan dia sudah tidak ada jarak lagi sehingga panggilan-panggilan formal seperti Bapak, Ibu, Saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan seperti sayang. Sedangkan kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen jika jauh dan lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang. Ketiga unsur cinta tersebut sama kuatnya, jika salah satu unsur cinta itu tidak ada maka cinta itu tidak sempurna atau dapat disebut bukan cinta. Secara sederhana cinta kasih adalah perasaan kasih sayang yang dibarengi unsur terikatan, keintiman dan kemesraan (Segitiga Cinta) di sertai dengan belas kasihan, pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab. Tanggung jawab yang diartikan akibat yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan dan kebahagiaan.

B.CINTA MENURUT AJARAN AGAMA
    Pada point ini saya akan menjelaskan tentang cinta menurut ajaran agama Islam. Waktu saya duduk di bangku Sekolah Menengah Atas, saya pernah mempelajari tentang cinta menurut ajaran ajaran agama Islam dari sebuah buku kurikulum Pendidikan Agama Islam terbitan Erlangga. Dibuku tersebut menjelaskan tentang cinta menurut Islam di bagi menjadi 3 tingkatan. Dan pada point ini juga saya mengambil beberapa materi dari sumber lain. Yups untuk mempersingkat kata langsung saja di baca "CINTA MENURUT AJARAN AGAMA ISLAM".

  • Cinta Tingkat Tinggi
     1.Cinta Kepada ALLAH
        Cinta manusia, yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada-Nya. tidak hanya dalam shalat, pujian, dan doanya saja, tetapi juga dalam tindakan dan tingkah lakunya, semua tingkah laku dan tindakan ditujukan kepada Allah.Dan didalam rukun iman pun percaya kepada Allah adalah rukun yang pertama. Maka dari rukun itu kita dapat menyimpulkan bahwa cinta kepada Allah SWT adalah sangat penting. Dalam firman Allah di dalam Al-Quran Dijelaskan ; "Katakanlah: Jika memang kamu cinta kepada Allah, maka turutkanlah aku, niscaya cinta pula Allah kepada kamu dan akan diampuniNya dosa-dosa kamu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi penyanyang. ( Qs. Ali- Imran 3:31)"

    2.Cinta Kepada Rasul
       Cinta kepada rasul, adalah tingkatan cinta yang paling tinggi kedua setelah cinta kepada Allah SWT. Selain kita mempercayai Rasul sebagai utusan Allah SWT kita pun harus cinta kepada Rasul karena selain sebagi pemimpin dan utusan. Rasul pun harus dijadikan sebagai panutan dan contoh kita apabila melaksanakan suatu kegiatan. Selain itu pula menagapa kita harus mencitai Rasul karena Rasul adalah sosok sebagai seseorang yang sempurna bagi manusia. Entah itu dapat dilihat dari tingkah baiknya, tingkah laku, moral maupun berbagai sifat luhur lainya. “Rabbmu menciptakan apa yg Dia kehendaki dan memilih (seorang Rasul diantara hamba-Nya). Sekali kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha suci Allah dan MahaTinggi dari apa yg mereka persekutukan (dengan-Nya)" (Firman Allah pada Qs. 28:68)
  • Cinta Tingkat Menengah
    1.Cinta Kepada Orang Tua
       Cinta Kepada Orang Tua, awalnya sudah sangat umum untuk kita semua. Karena pasti setiap anak akan cinta sekali kepada orang tua nya karena orang tua adalah orang yang sangat dekat sekali dengan kita disaat kita susah, senang, gembira, sedih orang tua selalu ada entah itu ayah atau ibu kita. Cinta kepada orang tua ini adalah cinta yang ada karena hubungan Fisiologis seperti hubungan ibu dengan anak serta hubungan ayah dengan anaknya. Seperti apa yang ada di dalam firman Allah. “Rabb-mu telah memerintahkan kepada manusia janganlah ia beribadah melainkan kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tuanya dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut di sisimu maka janganlah katakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak keduanya. Katakanlah kepada keduanya perkataan yang mulia dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang. Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil.” (Q.S Al-Isra [17]:23-24)

    2.Cinta Kepada Suami/Istri Dan Keluarga
    Cinta kepada suami/istri termasuk cinta lanjutan, mengapa disebut cinta lanjutan karena cintanya dilanjutkan kedalam hubungan yang serius melalui jalan atau proses perkawinan. Dan diri cinta itulah akan terlahir cinta baru yaitu cintanya kepada keluarga dan keluarganya tersebut akan di bimbing untuk menjadi keluarga yang bahagia, keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Warrahmah. “ Wahai manusia seseungguhnya Kami telah menciptakan kalian dari jenis laki2 dan perempuandan Kami telah menjadikan kalian berbangsa2 dan bersuku2 agar kalian saling mengenal…” (Qs. 49 : 13)

    3.Cinta Kepada Sesama Manusia
       Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian, ketentraman serta keharmonisan dengan orang lain, setiap manusia harus menghilangkan sifat egois atau ingin menang sendiri dan juga membatasi rasa cintanya kepada diri sendiri. Al-Qur’an juga menyeru kepada orang-orang yang beriman agar saling cinta mencintai seperti cinta mereka terhadap diri sendiri. Dan selain itu allah berfirman bahwa kita semua ini adalah saudara antara satu dengan sama lain. Manusia pula adalah makhluk sosial makhluk yang tidak bisa hidup sendiri dan makhluk yang perlu bantuan orang lain, maka dari situ kita dapat belajar satu kesimpulan yaitu kita harus mengerti dan mencintai satu sama lain, agar kita dapat menolong satu sama lain dengan saudara-saudara kita disana. Dan itulah gunanya jika kita mencintai kepada sesama manusia. “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berbuat baik kepada tetangganya .., hendaklah dia menghormati tamunya” (Hadits riwayat Bukhari-muslim)
  • Cinta Tingkat Rendah
    1.Cinta Diri Sendiri
       Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri untuk tetap hidup, mengembangkan potensi diri dan mengaktualisasikan dirinya. Jadi ia mencintai sesuatu yang membuat dirinya menjadi lebih baik. Dan sebaliknya dia akan membenci sesuatu yang membuat hidupnya sedih atau terancam mara bahaya. Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri, kecenderungan untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindarkan segala sesuatu yang membahayakan dirinya.

    2.Cinta Harta Dan Jabatan
       Cinta harta dan jabatan akan kita sering temukan di dunia nyata selama hawa nafsu manusia tidak dapat ditahan oleh kita sendiri. Harta dan jabatan adalah sifat sementara di dunia kita. Dan sifatnya permanen dalah ibdah dan amal kita yang akan dibawa samapi akhir hayat kita nanti. Maka dari itu kita harus mengurai cinta kepada kita harta dan jabatan. Kita boleh memperbanyak harta tetapi kita tidak boleh sombong dan riba karena itu akan menjatuhkan kita nanti dialam kubur kelak. Allah SWT pun tidak suka kepada hambanya yang terlalu tergila kepada jabatan serta hartanya, apalagi hartanya tesebut bukan dari rezeki yang halal.

C.KASIH SAYANG
    Kasih sayang merupakan sesuatu yang paling mendasar yang diterima setiap manusia. Kasih sayang juga bisa dikatakan sebagai hak yang wajib diterima. Kasih sayang yang dimaksud disini bukan sekadar hubungan cinta atau asmara antara pria dan wanita saja, bisa saja dengan Ibu, Bapak, Kakak dan Adik. Kasih sayang merupakan perasaan yang tulus yang selalu bersifat ikhlas dan lebih banyak memberi daripada menerima. Salah satunya adalah kasih sayang seoran Ibu kepada anaknya atau sebaliknya. Rasa kasih sayang tersebut akan muncul ketika perasaab iba dan simpatik dalam diri kepada yang dikasihi. Tapi, munculnya rasa kasih sayang itu muncul dengan sendirinya tanpa dibuat buat.
Silahkan anda simak karangan puisi Agus Suarsono yang berjudul Cahaya Cintamu :  

Ibuku sayang...
Cintamu, adalah cahaya yang menerangi
Setiap kegelapan di dunia fana ini
Kehadiranmu, begitu berharga,
Bermakna dan berarti

Ibuku yg cantik...
Tiada hari yg kujalani,
Tanpa sedetik pun tak mengingatmu
Mengingat segala pengorbananmu
Yg tak lelah merawatku,
Yg tak bosan menasehatiku,
Dan tak henti menyayangiku, sepanjang usiamu

Terima kasih Ibu...
Tlah menghiasi kehidupanku di dunia fana ini,
dengan senyum manismu yg menguatkan batinku
Terima kasih ibu...
Telah menjagaku hingga kini
Terima kasih Ibu...
Engkau selalu ada untukku

Dalam puisi diatas tadi, sang penyair mengungkapkan begitu berharganya sang Ibu yang telah menjaga nya hingga kini. Dan ia sangat berterima kasih kepada Ibu nya karena telah memberikan cahaya dan warna bagi kehidupan nya, yang selalu menguatkan batinnya. Sehingga sang penyair pun selalu akan selalu mengingat semua pengorbanan Ibu nya yang tak pernah merasa lelah, bosan dan tak hentinya menyayangi sang penyair.

D.KEMESRAAN
    Kemesraan berasal dari kata dasar 'mesra', yang artinya perasaan simpati yang akrab.
Kemesraan adalah hubungan akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang telah mendalam.
Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Kemesraan dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan bakatnya.

E.PEMUJAAN
   Pemujaan dimulai sejak manusia dilahirkan dengan akal yang dimilikinya. Manusia telah berfikir kritis tentang alam dan kejadiannya. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengagumi dan bersyukur kepada Sang Pencipta. Dalam mencari bentuk-bentuk pemujaan dapat berupa ibadah sebagai media komunikasi antara manusia dengan Tuhan, membangun tempat ibadah yang sebaik-baiknya, mencipta lagu, puisi, novel, film, dan sebagainya yang bertema mencintai Sang Pencipta.

F.BELAS KASIHAN
   Belas kasihan salah satu emosi manusia yang muncul akibat penderitaan orang lain. Lebih kuat daripada empati, perasaan ini biasanya memunculkan usaha mengurangi penderitaan orang lain. Dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian. Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berahlak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia menggugah potensi belas kasihannya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang yang berahklak baik.

G.CINTA KASIH EROTIS
    Cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. Cinta kasih erotis bersifat ekslusif, bukan universal, pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali di campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif berupa jatuh cinta. Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu, pengalaman intim, kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara. Keinginan seksual menuju kepada penyatuan diri, tetapi sekali-kali bukan merupakan nafsu fisi belaka, untuk meredakan ketegangan yang menyakitkan. Rupanya keinginan seksual dengan mudah dapat di dicampuri atau di stimulasi oleh tiap-tiap perasaan yang mendalam. Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan, sering kali eksklusivitas dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan sebagai suatu ikatan hak milik, contoh sering kita jumpai separang orang-orang yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang lainya. Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi orang lain baik wanita ataupun pria. Hal ini merupakan dasar gagasan bahwa suatu pernikahan tradisional, yang kedua mempelainya tidak pernah memilih jodohnya sendiri, beda halnya dengan kebudayaan barat, gagasan itu ternyata tidak dapat diterima sama sekali. Cinta kasih hanya di anggap sebagai hasil suatu reaksi emosional dan spontan. Dengan demikian, bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari perbuatan kemauan.


Sumber :
http://id.shvoong.com/social-sciences/anthropology/2189133-pengertian-kasih-sayang-cinta-kemesraan/
http://ariefksmwrdn.blogspot.com/2013/10/cinta-kasih-manusia-menurut-agama-dan.html

Mendalami Arti Sebuah Makna Sastra Puisi

A.PENDEKATAN KESUSASTRAAN
    Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta sastra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar sas yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Selain itu dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan. Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu. Selain itu pengertian sastra tidak hanya satu, tetapi dapat berkembang menurut sejarah kata dan bidang kebudayaan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia, seperti catatan ilmu pengetahuan, kitab-kitab suci, surat-surat, undang-undang, dan sebagainya. Ada beberapa nilai yang harus dimiliki oleh sebuah ciptasastra.
Nilai-nilai itu adalah : Nilai-nilai estetika, nilai-nilai moral, dan nilai-nilai yang bersifat konsepsionil. Ketiga nilai tersebut sesungguhnya tidak dapat dipisahkan sama sekali. Sesuatu yang estetis adalah sesuatu yang memiliki nilai-nilai moral. Tidak ada keindahan tanpa moral. Tapi apakah moral itu? Moral itu bukan hanya semacam sopan santun ataupun etiket belaka. Moral adalah nilai yang berpangkal dari nilai-nilai tentang kemanusiaan. Tentang nilai-nilai yang baik dan buruk yang universil. Demikian juga tentang nilai-nilai yang bersifat konsepsionil itu. Dasarnya adalah juga nilai tentang keindahan yang sekaligus merangkum nilai tentang moral. Nilai-nilai estetika kita jumpai tidak hanya dalam bentuk (struktur) ciptasastra tetapi juga dalam isinya (tema dan amanat) nya. Nilai moral akan terlihat dalam sikap terhadap apa yang akan diungkapkan dalam sebuah ciptasastra cara bagaimana pengungkapannya itu. Nilai konsepsi akan terlihat dalam pandangan pengarang secara keseluruhan terhadap masalah yang diungkapkan di dalam ciptasastra yang diciptakan.


B.HUBUNGAN ILMU BUDAYA DASAR DENGAN PUISI
    Puisi merupakan bagian dari sebuah karya sastra yang mewakili sebuah ungkapan pikiran, penglihatan dan isi hati sang penyairnya. Puisi juga memiliki tema yang sangat beragam mulai dari kehidupan sosial, politik dan sebagainya. Puisi juga terbagi atas 3 jenis yaitu puisi lama, puisi baru atau modern dan puisi kontemporer. Berikut ini adalah ciri-ciri puisi, baik puisi baru maupun puisi lama yaitu antara lain :
1.Ciri-ciri Puisi Lama
  • Pengarangnya (anonym) tidak diketahui
  • Terikat jumlah baris, rima, dan irama
  • Berkembang menjadi kesusastraan lisan
  • Gaya bahasa yang tetap (statis) dan klise
  • Isinya tentang istanasentris dan fantastis
2.Ciri-ciri Puisi Baru

  • Pengarangnya diketahui
  • Tidak terikat jumlah baris, rima, dan irama
  • Berkembang secara tertulis maupun lisan
  • Gaya bahasa yang berubah-ubah (dinamis)
  • Isinya tentang kehidupan

C.NILAI-NILAI DALAM PUISI
    Pada puisi itu sendiri, terdapat dua bagian nilai atau unsur yaitu unsur batin puisi dan struktur fisik puisi. Unsur batin puisi ini dapat pula disebut sebagai hakikat/makna puisi yang meliputi :
  1.Tema (sense) merupakan pokok persoalan yang dinyatakan oleh pengarang melalui bahasa puisinya baik secara langsung maupun tidak langsung.

  2.Rasa (feeling) merupakan sikap penyair terhadap pokok persoalan yang terdapat dalam puisinya. Dalam menghadapi suatu persoalan, biasanya setiap penyair memiliki pandangan yang berbeda.

  3.Nada (tone) merupakan sikap penyair terhadap pembacanya yang berhubungan juga dengan tema dan rasa.

  4.Tujuan (intention) merupakan amanat yang mendorong penyair untuk menghasilkan ciptaan puisi tersebut.

Sedangkan unsur fisik puisi dapat disebut pula sebagai metode puisi yaitu tempat/sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisinya yang meliputi :
  1.Perwajahan puisi (tipografi) adalah bentuk puisi yang sangat menentukan makna seperti halaman tidak dipenuhi oleh kata-kata dengan tepi kanan-kiri, pengaturan pada baris puisi tidak harus dimulai dengan awalan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik

  2.Diksi adalah pilihan kata-kata dalam puisi yang biasa dilakukan oleh penyair dengan secermat mungkin. Diksi ini berkaitan erat dengan pemaknaan (denotatif maupun konotatif), urutan kata dan keselarasan bunyi.

  3.Imaji adalah kemampuan kata-kata yang disusun dan digunakan penyair dalam mengantarkan pembaca untuk mampu mengungkapkan pada pengalaman indrawi dalam membuat puisi seperti perasaan, penglihatan dan pendengaran

  4.Kata kongkret adalah kata-kata yang telah digunakan penyair dan ditangkap melalui indera yang memungkinkan akan timbul adanya imaji. Kata kongkret ini memiliki hubungan dengan lambang/kiasan.


D.ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI
    Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari sebuah kesenian dan unsur dari kebudayaan. Jadi puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam dan Tuhan melalui media bahasa artistik atau estetik, yang secara padu dan utuh. Kepuitisan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan:

  • Figura bahasa
  • Kata-kata yang ambiquitas
  • Kata-kata yang mengandung suasana tertentu dalam setiap kata-katanya
  • Kata-kata bukan makna sebenarnya
  • Pengulangan kata

Silahkan anda simak dan perhatikan karangan puisi Monika Sebentina yang berjudul TANGISAN MATA BUNDA :


Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
Tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa memberi harapan baru bagi ku

Seonggok Cacian selalu menghampiri mu
Secerah hinaan tak perduli bagi mu
Selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku
Mencari harapan baru bagi anak mu

Bukan setumpuk emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku
Bukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan ku
Bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
Tapi keinginan hati mu membahagiakan aku

Dan yang selalu kau katakan pada ku
Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu
Aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku

Hadiah apa-pun yang kita berikan kepada ibu kita,
Ia pasti akan dengan senang hati menerimanya,
Tetapi sesungguhnya hadiah paling berharga adalah menjadi anak soleh/soleha
sehingga kita bisa membahagiakan beliau dunia dan akherat

Dalam karangan puisi Monika Sebentina dengan judul TANGISAN MATA BUNDA mengungkapkan betapa tegar nya sang bunda dan begitu tulus menyayangi kepada anaknya.
Walaupun anaknya telah mencaci atau menghina tapi tetap saja sang Bunda dengan tulus menyayanginya yang selalu memberi semangat dan memberikan harapan bagi anaknya untuk menghadapi masa depannya.
Bunda merupakan salah satu pahlawan tanpa tanda jasa dan tanpa pamrih bagi anak anak nya karena Bunda cuma mengharapkan anak anaknya sukses dikemudian hari dan menjadi anak yang soleh/soleha agar membuat bunda bahagia di dunia ataupun di akherat.

Sumber :
http://nesaci.com/pengertian-kesusastraan-dan-jenis-jenis-kesusastraan/
http://isma-ismi.com/pengertian-puisi.html
http://www.lokerpuisi.web.id/2014/01/puisi-ibu.html